Hidup Semasa Hidup

d9.jpgHidup, berawal dari suatu proses kelahiran yang kemudian berlanjut dengan proses perkembangan fisik dan mental yang didasari dengan bimbingan keluarga dan lingkungan. Tumbuh dan berkembangnya pola pikir, sifat dan akhlak sangatlah ditentukan oleh apa yang di input kepada otak kita semasa kecil dan remaja. Kesalahan yang saya lakukan ialah salah memilih teman dan mencoba hal-hal yang sama sekali tidak perlu dicoba atau bahkan jangan pernah ada dalam pikiran kita. Narkotika telah membuat hidup saya berubah menjadi kelam dan semakin kelam. Beruntunglah Tuhan masih memeberikan saya kesempatan untuk hidup dan memperbaiki diri, mengganti waktu-waktu yang telah tersia-siakan selama ini. Yang ada di dalam benak hanyalah perkataan “cukuplah saya yang mengalami dan merasakan hal ini”. Tidak ingin rasanya melihat dan mendengar orang lain merasakan dan mengalami apa yang saya rasakan dan alami. (Meskipun kenyataannya mungkin banyak cerita yang lebih menyedihkan daripada saya). Percuma saja menyesali, karena tidak akan membuat masa lalu menjadi lebih baik, yang sekarang harus dilakukan hanyalah melihat ke depan, menentukan arah yang lebih baik dan melangkah maju. Masalah berhasil atau tidak nya kita dalam suatu bidang yang kita jalani bukanlah urusan kita, hanyalah Tuhan yang mengetahui hasil akhir dari suatu proses. Bahkan seorang ulama pun, yang kita anggap baik track recordnya belum tentu masuk surga, karena surga dan neraka hanyalah urusan Sang Pencipta semata. Jalanilah hidup semaksimal mungkin, jangan biarkan waktu kita terbuang percuma untuk hal yang sia-sia. Tidak ada akhir untuk menuntut ilmu, karena tinta sebanyak air di lautan pun tidak akan cukup untuk menuliskan ilmu-ilmu yang ada di dunia ini. Janganlah merasa¬†paling memiliki akan ilmu yang dititipkan kepada kita, berbagi lebih baik daripada menikmatinya sendiri.

Meskipun saat ini penyakit demi penyakit terus menggerogoti saya, namun hanya semangat yang bisa membuat saya bertahan hidup. Tanpa semangat, apapun yang kita lakukan tidak akan lagi bermakna. Penyakit yang katanya belum ada obatnya ini menemani dalam kesehariansaya, kadang mengganggu namun kadang juga terasa menyenangkan. Mengganggu, karena dirasakan mengurangi waktu aktifitas fisik saya, namun juga menyenangkan bila mengingat kesempatan yang diberikan Tuhan kepada saya untuk bertaubat,belajar dan berbagi.

Hindari narkoba, carilah lingkungan yang tidak akan menjerumuskan anda ke dalam hal-hal negatif, lakukan hal-hal positif yang selalu menyehatkan otak dan hati anda. Meskipun kita hanya bisa berusaha, namun setidaknya Tuhan juga menyayangi umatnya yang mau berubah dan berusaha untuk merubah. Wassalamu’alaikum.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: